Donna Tambayong

The Place Where You Can Find The Real Me
Gimana sih citra Polisi di masyarakat ?

Gimana sih citra Polisi di masyarakat ?

Duh baca judulnya aja kayaknya udah bikin dag dig dug. Gimana sih citra Polisi di Masyarakat awam kayak gue?

Wah! Jangan keburu ketipu sama judunya ya. Walaupun judulnya kayak mempertanyakan tentang citra Polisi di masyarakat, tapi tulisan ini gue tulis bukan bermaksud untuk menyudutkan instansi POLRI.

Malahan, gue adalah salah satu orang yang sangat menyukai keberadaan Polisi, apalagi kalo Polisinya macam Pak Krishna Murti, komandan komandan yang punya punya Divhubinter andalaggue. Hehe

Gimana Sih Citra Polisi di Masyarakat | Donna Tambayong

Gue sebagai anak perempuan yang sangat berkeingan menjadi aparat negara namun ngga kesampean, selalu suka ngebaca dan cari tahu tentang aparat negara. Salah satunya Polisi. Dibalik segala berita baik dan buruk yang membawa-bawa nama Polisi, gue tetep respect sama para anggota Kepolisian.

Ya…namanya juga hidup kan ya, pasti ada pro kontra. Pasti ada hitam putih. Pasti ada benar dan salah. Di saat ada yang suka, pasti di luar sana pun banyak yang ngga suka juga sama Polisi. Ada aja orang-orang yang menentang, meremehkan bahkan mencaci cara kerja Polisi.

Gimana Sih Citra Polisi di Masyarakat | Donna Tambayong

Sebenernya juga ngga salah sih. Kalo ada sebagian masyarakat yang skeptis sama Polisi. Banyak orang yang skeptis karena pengalaman pribadi mereka terhadap individu yang berprofesi sebagai Polisi, ataupun “makanan-makanan” di dunia maya yang terlalu banyak menilai instansi Polri sebagai sebuah instansi yang “ah ngga banget.”

Sekali lagi, setiap orang bebas berpendapat tentang sesuatu yang dia lihat, dia dengar dan dia rasa. Suka atau tidak suka itu hak setiap orang. Termasuk juga pendapat dan pandangan mereka terhadap instansi POLRI.

Banyak masyarakat yang mungkin kecewa dengan para anggota dari Kepolisian karena mereka menaruh harapan besar kepada Polisi. Itulah yang membentuk citra polisi di mayarakat. Masyarakat menganggap Polisi sebagai aparat negara yang bertugas menjaga ketertiban, keamaan serta penegakkan hukum di masyarakat. Namun, mungkin yang mereka alami dan rasakan tidak sesuai dengan tugas dari para Polisi.

 

Tapi, coba sekarang STOP dulu untuk menyalahkan Polisi karena dianggap tidak bisa menjalankan tugasnya dengan baik. Polisi itu merupakan alat negara. Sama aja kayak pisau. Kalo pisau dipake untuk bunuh orang, berarti pisau itu jadi alat untuk melakukan kejahatan. Namun beda lagi kalo pisau dipake untuk motong buah, motong sayur, jadi alat survive di hutan, pisau akan menjadi sebuah alat yang sangat kita butuhkan dan sangat berguna.

Mungkin begiu juga dengan keberadaan Polisi. Polisi itu alat negara, ketika alat ini digunakan dengan baik, output yang dihasilkan Insya Allah akan baik. Namun…kalo alat ini dipake untuk hal-hal yang kurang baik? Hasilnya ya mungkin seperti sekarang. Citra buruk ini justru kadang bukan dibentuk oleh Polisi itu sendri. Bisa jadi kita yang mengizinkan mereka untuk berbuat seperti itu.

 

Coba kayak misalnya aja, suatu hari lo diberentiin di jalan karena ada polisi lagi ngadain razia. Trus lo ditilang karena lo ngga punya sim atau ngga pake helm. Kadang kan yang namanya manusia itu males ribet, pengen gampangnya aja. Terus pada akhirnya lo ngajak damai polisi dengan embel-embel sejumlah uang trus sambil bilang “Damai aja deh Pak, ngga usah sidang.” Nah, tapi terkadang kita tetep nyalahin Polisi yang lagi razia dengan bilang “Ah, sial. Gue ditilang.” Padahal secara peraturan, kita salah karena ngga punya sim atau ngga pake helm. Terus kadang kita udah salah malah nyalahin Polisi yang ngelakuin razia. Padahal mereka melakukan razia itu kan untuk kepentingan kita juga. Gimana caranya supaya kita tetep terjaga keamaanannya ketika berkendara.

Polisi itu juga manusia. Sama kayak kita. Yang membedakan hanya tugas dan kewajiban. Polisi juga sama kayak kita. Bisa melakukan salah dan khilaf. Bukan malaikat tanpa cela, sekalipun Polisi punya andil untuk menjadi penegak hukum.Polisi bisa menjadi alat negara yang baik kalo ada dukungan dari masyarakat agar bisa menjalankan tugas sebagai penjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.

Idola gue, Mbah Nun (Baca : Emha Ainun Najib) juga pernah bilang kalo “Polisi itu penjaga rakyat. Polisi itu alat negara. Kekuatan polisi adalah dari rakyat.”

Nah sekarang, kalo masyarakatnya apatis dan skeptis sama Polisi, gimana Polisi bisa ngejalanin tugasnya dengan baik? Intinya sih antara Polisi dan masyarakat bisa saling support. Masyarakat membantu Polisi untuk ikut menjaga keamaan dan ketertiban. Polisi membantu masyarakat sesuai dengan tugas dan kewajiban yang udah ditetapkan.

Negara ini kan punya kita bersama. Bukan Cuma milik aparat negara. Harusnya sudah jadi kewajiban setiap warga negara buat menjaga apapun yang ada di dalam negara ini. Gitu ngga sih?

Coba kalo suasanya keamaannya kondusif, keduanya saling diuntungkan kan. Citra polisi di masyarakat juga makin membaik.

Kinerja Polisi emang kayaknya selalu jadi sorotan buat masyarakat. Ya ngga sih?

Banyak banget kayak anggapan miring tentang Korps Bhayangkara. Tapi banyak juga kok Polisi-polisi yang punya kinerja baik dan kayaknya bisa jadi inspirasi buat anak-anak mudah khususnya. Apalagi kalo Polisinya merepresentasikan sosok Polisi yang ngga arogan. Salah satunya adalah Krisna Murti.

Gimana Sih Citra Polisi di Masyarakat | Donna Tambayong

Sosok Jenderal andalanggue ini cukup jadi panutan buat anak-anak muda. Selain sangat eksis di instagram, bapak yang cakep ini pun sering ngebales komentar-komentar dari netijen yang komen di postingannya. Untuk ukuran seorang, Polisi, dia cukup banyak punya penggemar di sosmed. Buktinya aja, hampir 560ribu orang yang follow IG nya.

Ngga hanya posting soal kegiatannya beliau sebagai Polisi, beliau juga sering posting video ataupun jokes-jokes receh yang bikin cair suasana. Candaan kayak gini yng bikin beliau jauh dari kata arogan sebagai seorang Polisi.

Yaudah. Segitu aja cerita gue tentang Polisi. Ini sih opini sotoy gue aja sebagai anak yang (kayaknya masih) muda. Bukan sok-sok an sok berjiwa patriot membela Kepolisian. Ini gue tulis berdasarkan rasa ketertarikan gue sama apapun yang berhubungan dengan aparat negara, khususnya Polisi.

Semoga apa yang gue tulis tentang citra polisi di masyarakat ini bisa menghibur bagi yang membaca. Semoga aja Bapak Krishna Murti juga baca. Kalo udah baca, gue seneng. Karena paling tidak Pak Krishna Murti tau keberadaan seorang Donna di muka bumi ini.

Dan semoga citra Polisi di masyarakat makin membaik. Bravo POLRI !

Images Source : Instagram @krishnamurti_91 , @polisi.indonesia , kumparan .com , Jabar Express

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.